Nutrisi yang Bermanfaat Selama 3 Bulan Pertama Kehamilan

 

Trimester pertama selalu menjadi kekhawatiran banyak wanita hamil, karena saat ini, bayi baru terbentuk, masih sangat lemah dan berisiko keguguran sangat tinggi. Karena itu, makanan yang ibu makan akan mempengaruhi janin, sehingga ibu harus memiliki kesehatan yang baik untuk menyediakan cukup nutrisi agar bayinya dapat berkembang dengan baik. Apa yang harus saya makan selama 3 bulan pertama kehamilan?

Nutrisi yang Bermanfaat Selama 3 Bulan Pertama Kehamilan

Pada tahap ini, bayi baru terbentuk sehingga ibu tidak perlu makan terlalu banyak, sehingga pola makan ibu tidak akan banyak berubah. Namun, ibu masih perlu memuat cukup nutrisi, setiap hari ibu membutuhkan 200-300 kalori untuk dapat meningkat dari 1 hingga 2,5 kg dalam 3 bulan pertama.

Nutrisi ibu harus ditambahkan selama kehamilan adalah:

  • Asam folat: Nutrisi penting yang terjadi dalam pembentukan dan perkembangan otak dan sumsum tulang belakang, tanpa itu, janin berisiko untuk cacat tabung saraf. Oleh karena itu, ibu harus memberikan 400 mg asam dalam menu sehari-harinya.
  • Zat Besi: Selama kehamilan, tubuh ibu membutuhkan lebih dari jumlah normal darah, sehingga mampu memberikan janin seperti yang diberikannya sendiri, sehingga ibu mudah anemia. Ibu perlu menambahkan lebih banyak makanan yang mengandung zat besi untuk meningkatkan sel darah merah.
  • Kalsium: Bayi Anda harus memiliki cukup kalsium untuk membangun dan mengembangkan tulang dan giginya, jika ia tidak memenuhi kebutuhan ini, ia dapat mengambil kalsium dari tubuh ibunya. rentan terhadap osteoporosis.
  • Protein: Setiap hari, Anda harus memberikan tubuh Anda sekitar 70 gram protein untuk memastikan bayi Anda dapat tumbuh sehat.
  • Kembang kol: Sumber asam folat yang baik, pada hari-hari awal kehamilan, Anda dapat menambahkan cauliflower ke dalam diet Anda, dengan cukup folat dan zat besi. Selain itu, ibu hamil dapat menemukan sumber asam folat dalam sayuran hijau seperti selada, kubis hijau. Jadi, saus salad adalah makanan pembuka yang sangat baik dalam menu untuk pilihan ibu.
  • Kacang: Kacang mengandung banyak protein, yang penting untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi Anda. Teh kacang adalah salah satu yang paling sederhana dan paling mudah untuk dibuat, tetapi jangan lupa untuk mengambil terlalu banyak gula untuk menghindari kehamilan.
  • Buah jeruk, grapefruit, jeruk keprok. Tidak hanya mengandung asam folat, jeruk tetapi juga mengandung sejumlah besar vitamin C, yang baik untuk sistem kekebalan tubuh, memastikan seorang ibu memiliki kehamilan yang sehat.
  • Kacang Tanah: Apakah Anda tahu bahwa, menurut sebuah penelitian, makan kacang selama kehamilan akan mengurangi risiko alergi makanan di kemudian hari. Selain itu, kacang tanah mengandung lebih banyak protein dan lemak, yang diperlukan untuk perkembangan janin. Kacang-kacangan, kacang almond atau kacang juga bagus untuk membuat camilan bagi para ibu.
  • Telur: Selain sumber protein yang melimpah, telur juga mengandung vitamin D. Menurut pendapat umum, ibu harus makan telur angsa untuk membuat anak lebih pintar, tetapi tidak ada penelitian yang membuktikan hal ini. Saya perhatikan, telur angsa lebih gemuk daripada telur, jadi ibu harus membatasi makan lebih banyak telur angsa untuk menghindari kelebihan berat badan.
  • Salmon: Salmon kaya akan vitamin D dan kalsium dan merupakan salah satu ikan paling aman dalam kehamilan.
  • Daging sapi: Daging sapi mengandung banyak zat besi, yang baik untuk kesehatan ibu dan bayi. Namun, ibu sebaiknya tidak makan daging sapi mentah karena ada risiko infeksi.
  • Yoghurt: Yogurt mengandung banyak vitamin D, kalsium dan bakteri baik lainnya untuk sistem pencernaan ibu. Dapat membantu ibu mencegah gejala sembelit ekstrim selama kehamilan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *